Jumat, 12 Juni 2015

70 Tahun Pancasila, “Disayang Kurang, Dibuang Jangan”

Assalamu'alaikum wr wb

 Kenalin saya pendatang baru di dunia bloger. Masih baru banget sih.. (masih bau kencur kalee ya.. hahaa).. jadi maklum kalo tulisannya berantakan. hehe..

yuk kita mulai..

Pancasila itu apa sih ?

   Pada tahu gak nih.. hmmm... Pastinya udah pada tahu dong.. Pancasila sudah kita pelajari sejak duduk di bangku Sekolah Dasar bahkan sampai di Perguruan Tinggi pun kita masih mempelajarinya.
  Untuk itu kali ini saya akan nulis sedikit tentang sampai dimana sih penanaman nilai-nilai pancasila di kehidupan kita sehari-hari sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini dan sekilas tentang sejarah berdirinya pancasila. 
    Berbicara tentang pancasila, masih dibulan juni nih.. Tepatnya pada 1 Juni 2015, Pancasila sebagai Dasar Negara di bumi Indonesia telah berusia 70 tahun. Namun ironisnya semakin bertambah usia, tapi dari tahun-ke tahun nilai-nilai Pancasila semakin meredup seiring dinamika jaman.  Trauma masa Orde Baru membuat pemerintah saat ini merasa gamang untuk menyuarakan Pancasila lebih lantang. Akhirnya Pancasila pun menghadapi dilema : kurang disayang, tapi tak boleh ditinggalkan.
Setiap 1 Juni bangsa Indonesia memperingati hari Kelahiran Pancasila. Meski terjadi silang pendapat mengenai persisnya hari lahirnya Pancasila namun setidaknya 1 Juni bisa menjadi momentum bersejarah karena pada saat itu para tokoh pendiri bangsa memaparkan gagasan mengenai dasar Negara. Pada 1 Juni 1945, bung Karno menyampaikan idenya mengenai konsep Pancasila di depan sidang BPUPKI. Dan pada 18 Agustus 1945, Pancasila secara resmi ditetapkan sebagai dasar Negara oleh sidang PPKI..
Namun di era kekinian, nilai-nilai dasar Pancasila sudah mulai luntur dan hampir dilupakan. Arus globalisasi yang merubah paradigma ikut meredupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila kini secara pelan –pelan mulai dikubur di bumi kelahirannya. Penanaman nilai Pancasila hanya mengharapkan dari mata Pelajaran PKn. Pancasila hanya ngetrend pada momen tertentu yakni Hari Lahir dan upacara bendera memperingati hari besar Nasional. Pancasila hanya sekadar hafalan yang tanpa makna dan pengamalan.
Padahal Pancasila digali dari nilai luhur, budaya dan kepribadian bangsa yang diharapkan tidak lekang oleh waktu. Nilai-nilai warisan nenek moyang yang seharusnya menjadi spirit generasi muda. Nilai nilai pemersatu bangsa yang berasal dari aneka ragam suku, bahsa dan agama. Bagi bangsa Indonesia, Pancasila masih sebagai  Dasar Negara yang terbaik . Sehingga menjadi kewajiban Negara dan rakyat untuk kembali mengusung panji-panji Pancasila dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Sekilas berdirinya Pancasila
Pada tahun 1945, ditandai dengan kekalahan Jepang dalam perang melawan Sekutu di kawasan Asia Pasifik, pemerintah Jepang memberikan janji kemerdekaan di wilayah pendudukannya, antara lain di Indonesia untuk mencegah terjadinya pemberontakan.
Untuk menanggapi kebijakan Jepang tersebut, maka dibentuklah Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diketuai oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat. Badan penyelidik ini beranggotakan 58 orang dan terbagi dalam beberapa seksi serta satu panitia hukum dasar. Panitia hukum dasar beranggotakan 19 orang yang diketuai oleh Ir. Soekarno dan dalam perkembangannya berubah nama menjadi Panitia Undang-Undang Dasar. Dari Panitia Undang-Undang Dasar ini, dibentuk panitia kecil perancang Undang-undang Dasar yang dipimpin oleh Prof. Dr. Mr. Soepomo.
BPUPKI melaksanakan dua kali sidang resmi. Yang pertama pada tanggal 28 Mei sampai 1 Juni 1945 untuk membahas dasar negara, dab sidang kedua pada tanggal 10-17 Juni 1945 bentuk negara, wilayah negara, kewarganegaraan dan sebagainya. Sidang pertama BPUPKI membicarakan dasar negara pada tanggal 29 Mei, yang menampilkan pembicara antara lain; Muhammad Yamin, Prof Dr Soepomo, Ir Soekarno dan Ki Bagus Hadi Kusumo.


   Itulah sedikit tentang fakta yang terjadi dinegara kita tercinta INDONESIA mengenai penanaman nila-nlai pancasila dan sekilas sejarah berdirinya pancasila. Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat kita semua sebagai warga negara INDONESIA yang seharusnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Mari sama-sama kita bangkitkan nasionalisme kita agar Negara ini memiliki kepribadian yang kuat, kokoh dan berasaskan pancasila.

Terima kasih sudah membaca tulisan saya, mungkin masih banyak kekurangan dan pastinya jauh dari kata sempurna. Kiranya bagi siapa saja yang memberi saran dan kritikan, hayuukk monggo bagi  ilmunya biar kita sama-sama belajar.
  Oh ya jangan lupa mampir ke kampus saya STT Indonesia atau ke facebooknya langsung jg boleh STT Indonesia (Kampus 2).
 Terima Kasih.. Wassalamu"alaikum wr wb..